Selasa, 10 September 2013

Tugas MM Nurhadi Fauzan X MM 2

Java Script
JAVA SCRIPT
JavaScript adalah bahasa skrip yang populer di internet dan dapat bekerja di sebagian besar penjelajah web populer seperti Internet Explorer (IE), Mozilla Firefox, Netscape dan Opera. Kode JavaScript dapat disisipkan dalam halaman web menggunakan tag SCRIPT.
SEJARAH
JavaScript pertama kali dikembangkan oleh Brendan Eich dari Netscape dibawah nama Mocha, yang nantinya namanya diganti menjadiLiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript.
Navigator sebelumnya telah mendukung Java untuk lebih bisa dimanfaatkan para programmer yang non-Java.  Maka dikembangkanlah bahasa pemrograman bernama LiveScript untuk mengakomodasi hal tersebut. Bahasa pemrograman inilah yang akhirnya berkembang dan diberi nama JavaScript, walaupun tidak ada hubungan bahasa antara Java dengan JavaScript.
JavaScript bisa digunakan untuk banyak tujuan, misalnya untuk membuat efek rollover baik di gambar maupun teks, dan yang penting juga adalah untuk membuat AJAX. JavaScript adalah bahasa yang digunakan untuk AJAX.
PENULISAN JAVA SCRIPT
Kode JavaScript biasanya dituliskan dalam bentuk fungsi yang ditaruh di tag <head> yang dibuka dengan tag <script type="teks/javascript">.[7]
<script type="teks/javascript">
        alert("Halo Dunia!");
</script>
Kode JavaScript juga bisa diletakkan di file tersendiri yang berekstensi .js (singkatan dari JavaScript).[7] Untuk memanggil kode JavaScript yang terdapat di file sendiri, di bagian awal <head> harus ditentukan dahulu nama file .js yang dimaksud menggunakan contoh kode seperti berikut:[7]
<script type="teks/javascript" src="alamat.js">
</script>




Script pada bagian head
Script ini akan dieksekusi ketika dipanggil (biasanya berbentuk function) atau dipanggil berdasarkan trigger pada event tertentu.[7] Peletakkan script di head akan menjamin skript di-load terlebih dahulu sebelum digunakan (dipanggil).[7]
<html>
<head>
<script type="teks/javascript">
...
</script>
</head>
</html>

Script pada Body
Script ini dieksekusi ketika halaman di-load sampai di bagian <body>.[7] Ketika menempatkan script pada bagian <body> berarti antara isi dan JavaScript dijadikan satu bagian.[7]
<html>
<head>
</head>
<body>
<script type="teks/javascript">
...
</script>
</body>
</html>
Jumlah JavaScript di <head> dan <body> yang ditempatkan pada dokumen tidak terbatas.[7]
External JavaScript
Terkadang ada yang menginginkan menjalankan JavaScript yang sama dalam beberapa kali pada halaman yang berbeda, tetapi tidak mau disibukkan jika harus menulis ulang script yang diinginkan di setiap halaman.[7] Maka JavaScript dapat ditulis di file secara eksternal.[7] Jadi, antara dokumen HTML dan JavaScript dipisahkan, kemudian berkas tersebut dipanggil dari dokument HTML.[7] Berkas JavaScript tersebut disimpan dengan ekstensi .js.[7]
JavaScript : js/xxx.js document.write("pesan ini tampil ketika halaman diload");
Untuk menggunakan eksternal JavaScript (.js) dipakai atribut "src" pada tag <script> pada halaman HTML-nya.[7]
<html>
<head>
</head>
<body>
<script src="xxx.js">
</script>
<p>Script di atas berada di berkas "xx.js" (eksternal) </p>
</body>
</html>

CSs
Perkenalan Dasar Tentang CSS
Cascading Style Sheet atau CSS adalah sebuah pemrogamaran atau boleh dibilang script yang mengendalikan beberapa komponen (tag html) dalam sebuah website sehingga tampilan akan menjadi lebih terstruktur dan seragam. Ada tiga jenis cara dalam penggunaan CSS ini, yaitu:
1. External Style Sheet
2. Internal Style Sheet
3. Inline Style Sheet
Dalam artikel kali ini akan dibahas satu-persatu.
External Style Sheet
Adalah CSS yang dibuat dalam file terpisah dengan ekstensi file css. Untuk memanggilnya  menggunakan script html yang disisipkan antara tag head sebagai berikut:
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="ditektori/filecss.css" />
Pada bagian href tersebut tinggal diisi mengarah ke direktori dimana Anda menempatkan file cssnya. Penggunaan sistem embeding css ini sangat disarankan karena memang banyak kelebihan yaitu mudah untuk melakukan pengeditan, mengatur semantik dan praktis terkumpul dari satu file.
Internal Style Sheet
Adalah cara embeding css dengan menulis langsung di dalam file html yang ingin kita atus tampilannya. Penulisan ini disisipkan diantara tag head juga dengan diapit oleh tag style. Berikut ini contohnya:
<style type="text/css">
body{
background:#cccccc;
font-family:Arial;
}
</style>
Inline Style Sheet
Adalah penulisan script css langsung pada tag html dengan menambahkan style di dalamnya. Contoh:
<p style="font-size:20px;">Tulisan yang di atur </p>
Dua cara terakhir ini tidak disarankan digunakan karena ribet dan memperbesar file setiap html anda sekaligus harus menulis di beberapa tempat sekaligus, kecuali memang sangat darurat. Darurat disini berarti memang tampilan segera dibutuhkan oleh pengguna saat itu sedangkan anda sedang membuka fie itu dan tidak sempat membuka file css karena keterbatasan koneksi misalnya.
Namun penggunaan external css akan memudahkan Anda di waktu kedepan dalam hal update dan editing.



HTML
Definisi HTML
HTML merupakan singkatan dari HyperText Markup Language. HTML adalah dokumen text yang bisa dibaca untuk dipublikasikan di World Wide Web (WWW), dan semua nama file dokumen HTML mempunyai ekstensi html atau htm.
Dalam sebuah dokumen HTML anda akan melihat tags. Tags adalah penempatan atau nilai format teks yang memerintahkan browser untuk menampilkan sebuah dokumen html.
Contoh sebuah dokumen HTML sederhana adalah sebagai berikut:
<HTML>
<BODY> Hello ... nama saya Bagong</BODY>
</HTML>
Hasilnya adalah seperti ini.

Browser
Browser adalah program yang dipakai untuk membaca dokumen HTML pada WWW. Contoh browser ini antara lain: Netscape Navigator, Internet Explorer, Opera, Mozilla, Conqueror, NCSA Mosaic, Cello, Lynx, SlipKnot, dan sebagainya.

Pengertian HTML Tag
Tag dipakai untuk mendeskripsikan sesuatu tentang dokumen HTML.
Tag diletakkan dalam kurung, <seperti ini>. dipakai untuk mendeskripsikan sesuatu tentang dokumen HTML.
Tag diletakkan dalam kurung, <seperti ini>.
Tag ada 2 macam; tag tunggal dan tag berpasangan. Perbedaannya, kalau tag tunggal munculnya sendiri, sedangkan tag yang berpasangan harus ada bagian yang mengawali dan mengakhiri.  Bagian yang mengakhiri sama dengan yang mengawali, tapi diawali dengan garis miring (/).

Contoh tag tunggal:
<P> menandai akhir dari sebuah paragraf
<BR> menandai akhir sebuah baris.
<HR> membuat sebuah garis horisontal.
Contoh tag berpasangan:
<BODY> dan </BODY> menandai awal dan akhir dari tubuh dokumen.
<B> dan </B> untuk membuat karakter cetak tebal.
<I> dan </I> untuk membuat karakter cetak miring.
HTML Editor
Dokumen HTML bisa dibuat dengan menggunakan text editor biasa ataupun dengan editor khusus.
Contoh-contoh HTML Editor :
Microsoft Frontpage
Macromedia Dreamweaver
Netscape Navigator Gold
Netscape Composer
HotDog
CU-HTML, dll
URLs
URL merupakan singkatan dari Uniform Resource Locator. Menginformasikan lokasi sebuah file pada WWW dan juga mengidentifikasi layanan internet, seperti FTP, WWW, yang menghandle file tsb. Istilah ini juga dipakai untuk menunjukkan suatu tempat yang berisikan informasi di Internet spt di bawah :


Keterangan :
Protocol adalah metode transfer data dari satu komputer ke komputer lain. Antara komputer client dan komputer server.
HTTP; HyperText Transfer Protocol
Gopher
FTP
news
Network location adalah mesin tempat data tersebut berada.
path - dokumen - menunjukkan di direktori mana dokumen tersebut berada.
File name adalah nama file html yang berada dalam direktori web server.
Struktur Dokumen HTML
Format dasar dari dokumen HTML adalah sebagai berikut:
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Judul berada di sini</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
   dokumen utama
</BODY>
</HTML>
Hasilnya kalau dilihat dengan MS Internet Explorer 4.01 adalah seperti ini.
atau
<html>(-- always start your document with this tag
<head>(-- recommend having the <head> and </head> tags
<title>Give a title for your HTML document</title>  
           (-- always have a title for your document
(-- to allow search engines to search and find your page correctly
<meta name="description" content="good description of your page">
<meta name="keywords" content="keywords separated by commas">
</head>

<body>
The HTML document proper. Here will be the actual HTML document with the hypertext links, images and formating tags. Put this part within the body tags.
</body>

</html>(-- always end your HTML document with this tag

Tidak ada komentar:

Posting Komentar